Wallpaper Dinding Rumah Murah

Dinding pada bangunan rumah menjadi salah satu elemen yang penting karena berfungsi sebagai penyangga. Selain itu dinding juga memainkan peran sebagai muka dari bangunan karena menjadi hal pertama yang dilihat oleh setiap orang yang berkunjung. Oleh karena itu tampilan dinding yang menarik menjadi hal yang perlu diperhatikan saat merencanakan desain sebuah rumah.

Banyak cara dilakukan untuk mempercantik dinding rumah, dari mulai memilih cat dinding sesuai dengan tema yang diusung hingga menggunakan wallpaper dengan motif yang menarik. Bahkan ada yang membiarkan dindingnya unfinished dengan memperlihatkan sederetan batu bata penyusunnya. Dinding unfinished seperti ini umumnya digunakan pada rumah bertema industrialis.

Cat dinding dapat digunakan untuk melapisi bangunan rumah baik bagian eksterior maupun interior sedangkan wallpaper biasanya digunakan hanya untuk melapisi dinding bagian interior. Hal ini dikarenakan ketahanan wallpaper tidak begitu baik menghadapi cuaca ekstrim seperti panas terik ataupun hujan lebat. Di samping itu harganya lebih mahal dibandingkan dengan cat dinding.

Wallpaper dan Ragam Jenisnya

Banyak orang lebih memilih wallpaper untuk menghiasi dinding rumah karena modelnya bervariasi dari mulai yang berwarna polos hingga memiliki corak yang meriah. Wallpaper sendiri merupakan kertas yang melapisi dinding rumah agar terlihat menarik sehingga meningkatkan nilai estetikanya. Walaupun disebut kertas, material wallpaper tidak hanya terbuat dari kertas.

Dengan semakin berkembangnya teknologi, terdapat beragam jenis wallpaper yang kini tersedia di pasaran. Beberapa jenis tersebut diantaranya: kertas, vinyl, heavy duty paper, kain, foil bahkan beludru. Setiap jenis wallpaper ini mempunyai kelebihan dan kekurangannya tersendiri. Oleh karena itu mari simak mengenai jenis – jenis bahan wallpaper.

1. Kertas

Bahan kertas merupakan pionir dari segala jenis wallpaper yang tersedia di pasaran. Kelebihan dari bahan kertas adalah variasi motifnya lebih beragam dan gambarnya lebih detail. Sebaliknya, wallpaper dengan material kertas sangat rapuh karena lebih mudah sobek dan rusak apabila terkena gesekan yang berlebih.

Kelemahan lainnya adalah material kertas rentan untuk menyerap noda dan sulit untuk dibersihkan sehingga tidak disarankan untuk menghias kamar balita karena si kecil biasanya hobi mengeksplorasi dengan mencoret – coret dinding. Oleh karena itu wallpaper dengan bahan kertas sebaiknya disimpan di bagian yang jarang tersentuh oleh orang, misalnya bagian belakang tempat tidur.

2. Heavy Duty Paper

Wallpaper jenis ini memiliki ketahanan yang cukup baik, sebagaimana namanya heavy duty atau tugas berat. Heavy duty paper telah dikembangkan sejak abad ke – 19 dan memiliki nama Lincrusta dan Anaglypta. Hingga saat ini jenis Anaglypta masih terus diproduksi.

Ciri – ciri wallpaper dari material ini adalah memiliki bahan yang tebal dan bagian belakangnya dilapisi oleh linen. Namun ada pula yang terbuat dari campuran bubur kayu dan katun. Dengan kombinasi kedua bahan tersebut dapat menciptakan efek emboss (timbul) sehingga menjadikannya unik. Bahan heavy duty paper dapat dilap dengan kain kering maupun basah sehingga mudah dalam pembersihannya.kelebihan lain dari material ini adalah kamu dapat melapisinya dengan cat dinding.

3. Vinyl

Wallpaper dengan material vinyl menjadi jenis yang banyak diproduksi saat ini karena banyak kelebihan yang dimilikinya. Material vinyl ini mempunyai ketahanan yang dapat diandalkan, misalnya terhadap kondisi dinding yang lembab. Selain itu wallpaper dengan bahan vinyl tidak mudah kotor dan lebih kuat sehingga tidak gampang robek seperti material kertas. Karena kemampuannya dalam menahan segala jenis kotoran maka wallpaper berbahan vinyl menjadi mudah untuk dibersihkan.

Wallpaper vinyl sendiri terdiri dari beberapa jenis yakni wallpaper vinyl dengan lapisan kertas di belakangnya dan ada pula yang memiliki lapisan kain di belakangnya. Untuk yang berlapis kertas, wallpaper vinyl jenis ini mempunyai ketahanan yang baik serta bahannya lebih fleksibel sehingga mudah ditempel pada permukaan yang berlekuk seperti bukaan pintu.

Kemudian wallpaper vinyl yang berlapis kain di belakangnya memiliki kelebihan yaitu tahan terhadap dinding lembab, hal ini bisa terjadi karena jenis ini bersifat light-duty. Adapun wallpaper vinyl jenis ini yang kualitasnya lebih tinggi karena bersifat medium-duty sehingga banyak diaplikasikan pada dinding di area publik seperti hotel, kantor hingga kafe.

4. Kain

Bahan selanjutnya adalah kain, material penyusunnya bisa berupa kain katun, linen bahkan tenunan sutera. Wallpaper jenis ini perlu keahlian khusus dalam pemasangannya karena bahannya sangat halus sehingga butuh bantuan dari orang yang terampil memasangkannya. Pada saat pemasangannya diperlukan alas kertas khusus agar wallpaper jenis ini tidak mudah rusak.

5. Beludru

Jenis wallpaper beludru pada dasarnya terbuat dari bahan serat wol sehingga permukaannya terasa halus. Bahan beludru atau flock ini terdiri dari dua jenis yaitu flock on textile dan flock on paper. Wallpaper beludru banyak digemari karena unik, dimana tampilannya akan berubah – ubah sesuai dari sisi mana kamu melihat wallpaper tersebut. Selain itu wallpaper beludru memberikan nuansa mewah dan elegan sehingga cocok untuk desain ruangan yang mengusung konsep retro atau victoria.

6. Serat Alami

Selain dari bahan – bahan sintetis, jenis wallpaper ada pula yang terbuat dari bahan alami. Material penyusunnya biasanya berupa serat daun, serat bambu dan serat kelapa. Perawatannya cukup praktis sehingga banyak orang memilih wallpaper dengan jenis ini. Wallpaper dari serat alami cocok untuk menghiasi ruangan yang mengangkat tema tropis.

Variasi Biaya Dari Wallpaper

Setelah mengetahui jenis – jenis wallpaper maka kamu akan lebih mudah dalam menentukan tipe apa yang cocok untuk setiap ruangan. Hal selanjutnya yang dipikirkan saat akan memasang wallpaper adalah mengetahui luas dinding yang akan dipasangkan dan menentukan budget yang akan dikeluarkan.

Banyak ragam wallpaper yang tersedia di pasaran maka harga yang ditawarkan pun bervariasi dari mulai yang paling murah hingga mahal. Wallpaper biasanya dihitung berdasarkan roll atau ukuran per meter. Harga wallpaper dinding per roll memiliki kisaran harga dari mulai 70.000 hingga 150.000 rupiah. Sedangkan harga wallpaper apabila dihitung berdasarkan ukuran per meter kisarannya adalah dari mulai 15.000 hingga 100.000 rupiah.

Harga dari wallpaper ini tentu bervariasi tergantung pada merk dan modelnya. Misalnya saja merk Smart Wall memiliki harga termurah yaitu Rp. 70.000 dengan dimensi ukuran  0.53m x 10.00m lalu ada merk Dream World yang dibanderol dengan harga 673.500, ukuran tiap rollnya adalah 1.06m x 15.60m. Merk Dream World ini menjadi yang termahal dibanding yang lainnya karena ukurannya yang lebih besar dan kualitasnya lebih baik.

Kemudian harga wallpaper berdasarkan modelnya yaitu wallpaper standart menjadi yang paling murah dengan harga Rp. 75.000 per roll dan ada pula model yang termahal adalah jenis wallpaper korea yang dibanderol Rp. 602.000. Hal ini tentu berkaitan dengan material dari wallpaper itu sendiri dan kualitasnya.

Di samping biaya wallpapernya, kita juga memikirkan biasa pemasangannya. Kisaran harga jasa pemasangannya dimulai dari Rp. 7000 hingga Rp. 300.000 per meter persegi. Perbedaan harga ini tergantung pada tingkat kesulitan pemasangan wallpaper, semakin sulit medan yang akan dipasangkan wallpaper maka pemasangannya memerlukan kemampuan yang terampil.

Tips memilih wallpapaer dinding

Pilihlah wallpaper berdasarkan kelebihan dan kekurangannya

Saat ini jenis wallpaper dinding telah terbagi menjadi dua jenisyaitu, jenis sticker yang mana wallpaper ini hanya tinggal tempel saja, dan jenis lainnya yang memerlukan sebuah perekat khusus seperti halnya lem maupun double tape untuk dapat menempelkannya. Adapun memang masing-masing dari jenis wallpaper ini mempunyai kelebihan dan kekuranganya sendiri-sendiri. Maka dari itu sebaiknya pilihlah produk yang cocok dan sesuai dengan kebutuhan kamu yaaa.

Wallpaper sticker, dimana hanya tinggal tempel, mudah dan begitu ketika kamu pasang

Perlu kamu ketahui untuk wallpaper jenis sticker, bagian belakang pada wallpaper sudah ada perekatnya sehingga kamu memang tidak perlu repot-repot lagi dalam mengoles lem sebelum kamu memasangnya. Walaupun ada memang sebuah alat yang mudah untuk kamu gunakan dalam mengoles lem pada seluruh bagian dinding, namun kamu juga mempunyai batasan waktu guna untuk menyelesaikannya sebelum lem tersebut nantinya mengering, dan itu nantinya akan terasa sulit.

Namun, dengan kamu mempergunakan wallpaper sticker, kamu dapat melakukannya dengan sangat mudah karena tidak akan ada lagi batasan waktu. Apalagi jika kamu merasa khawatir  pada bagian yang lengket tersebut nantinya akan meninggalkan bekas, namun hal tersebut tidak akan menjadi sebuah masalah lagi karena bagian itu dapat dibersihkan dengan penggunaan cairan pengelupas khusus.

Wallpaper dengan cairan perekat khusus, yang dipergunakan untuk area dinding yang luas

Tentunya dalam beberapa tahun terakhir, jenis lem yang memang dipergunakan untuk pemasangan wallpaper juga dapat berkembang, salah satunya dengan mempergunakan double tape. Jika kamu menempelkan double tape ini pada bagian dinding rumah kamu maka kamu bisa mempergunakannya pada wallpaper konvensional seperti wallpaper sticker. Selain itu pergunakan lem jenis ini jika memang kamu tidak menemukan wallpaper sticker dengan motif favorit kamu.

Di samping cara dengan lem tersebut kamu juga dapat menggunakan dengan lem pasta, yang berubah menjadi transparan setelah mengering dan tidak akan meninggalkan juga sebuah bekas noda karena akan mengelupas dengan sangat mudahnya tentunya dengan cara membasuh dinding dengan tersebut dengan menggunakan air. Hal yang perlu kamu perhatikan adalah pada saat menggunakan lem pasta, dimana kamu perlu menyiapkan peralatan pendukung lainnya seperti pisau untuk memotong, kuas rol untuk melakukan lem, dan lem itu sendiri tentu.

Kamu pasti bisa memastikan bahan dari wallpaper baru sesuai dengan wallpaper sebelumnya

Di samping itu juga kamu harus mengonfirmasi bahwa kamu mempunyai 2 jenis bahan wallpaper, yaitu dengan menggunakan bahan wallpaper yang telah kamu pasang dan yang akan dipasang. Perhatikan kamu perlu berhati-hati karena sering  terjadi masalah mengenai bahan wallpaper yang tidak dapat ditempel karena lupa dalam menyesuaikan bahan wallpaper yang telah terpasang tersebut. Hal tersebut bergantung dari jenis produknya, sebelum membelinya maka sebaiknya bacalah baik-baik petunjuk tentang produk tersebut agar nantinya tidak terjadi salah beli ya.

Ada tentunya jenis bahan yang digunakan untuk membuat sebuah wallpaper, seperti kertas, PVC, vinyl, heavy duty paper, dan lain sebagainnya. Walaupun memang sedikit  Meskipun sedikit merepotkan, periksa terlebih dahulu kecocokan bahannya satu persatu sebelum membeli, dan sesuaikanlah dengan kebutuhan Anda. Pastinya Anda tidak ingin membeli wallpaper yang tidak bisa digunakan nantinya, kan?