23 Lebih Desain Interior dan Arsitektur Khas Bali

Sampai saat ini keunikan kekayaan budaya Indonesia yang begitu memukau dan harmonis dengan alam yang membentuk keberagaman arsitektur yang sangat-sangat luar biasa indahnya, nyaman, dan juga fungsional. Demikian juga ada pada desain arrsitektur Bali, sebagai salah satu daerah di Indonesia yang sudah sangat terkenal di seanteto dunia, maka bisa jadi arsitektur Bali menjadi juga contoh kekayaan dan kekhasan arsitektur yang ada di Indonesia yang nantinya dapat menggugah kreativitas untuk memadukannya dengan sebuah gaya modern yang ada. Nah, lantas  bagaimana cara memadukan desain interior arsitektur rumah Bali dengan gaya yang cenderung modern.

Filosofi bagi arsitektur bali

Tentunya desain arsitektur Bali akan sangat dipengaruhi dengan unsur agama Hindu, mulai dari sebuah organisasi ruang yang ada sejak awal gerbang sampai dengan tata letak ruang, serta juga sebuah detail ukirannya. Memang jika dilihat secara garis besar, arsitektur Bali tersebut juga dirancang terdiri dari 7 filosofi utama yaitu:

Tri Hata Karana yang mengartikan sebuah penciptaan akan harmoni dan keseimbangan antara 3 unsur kehidupan pada diri manusia (atma), alam (angga), dan juga dewa-dewa (khaya).

Resort yang menggunakan konsep hutan tropis dan perpaduan nya dengan nuansa budaya bali, toraja, dan dayak nyatanya mampu memberikan gaya modern yang saling terintegrasi dengan keindahan-keindahan yang sangat lanskap hutan tropis Indonesia dan juga mampu untuk menjadikan sungai woo sebagai bahan axis-nya.

Ciri-ciri yang sangat khas arsitektur bali

Penggunaan harmoni dengan alam

Tentunya konsep harmonisasi yang menyatu dengan alam telah menjadi karakter dan watak dasar untuk desain interior dan arsitektur Bali. Keharmonisan ini juga akan diperkuat melalui pemanfaatan material batu alamnya, ukiran kayu, dan juga bambu. Material alami ini juga telah diharapkan bisa untuk menciptakan keharmonisan antara manusia dengan mereka sebagai lingkungan, sesama manusia, dan kedekatan-kedekatan di antara manusia dengan sang pencipta Nya.

Adanya juga keharmonisan dengan alam yang mampu untuk ditampilkan dengan batu alam sebagai lantai dalam area duduk, pohon pisang kipas yang juga di cap sebagai point of interest taman belakang, dan pemanfaatan sedikit dari tanaman untuk menunjukkan sebuah kesan kesederhanaan dan konsep modern yang sangat minimalis.

Jumlah dan juga deretan kursi kayu yang telah sengaja dirancang untuk dapat menunjukkan keharmonisan dari kebersamaan yang ada pada sesama manusia, yang sama-sama dapat menghadap pada taman untuk mengagumi sebuah keindahan taman dan langit ciptaan Tuhan Yang Maha Kuasa.

Penggunaan ukiran yang ada di batu dan kayu

Ukiran yang ada di bali tentunya dapat mempengaruhi agama Hindu Majapahit. Awalnya ukiran ini juga mampu untuk diletakkan di tempat-tempat ibadah, namun seiring dengan perkembangan zaman, patung dengan sebuah pahatan unik ini juga akan menjadi gaya arsitektur yang sangat identik dengan nuansa Bali.

Terdapat zonasi ruang yang sangat rapi

Keseimbangan dalam pembagian ruang juga diperoleh dari penerapan filosofi Tri Angga dengan menggunakan tiga tingkatan, yaitu utama, madya, dan juga nista. Terdapat juga penerapan Tri Angga yang menggunakan konsep modern akan mengalami pergeseran menjadi ruang publik, semi publik, dan sekaligus ruang pribadi.  Halaman yang disulap menjadi ruang publik, teras yang ada di antara halaman dan kamar tidur tentunya juga sebagai area semi publik dengan menggunakan kursi kayu panjang di kaki ranjang sebagai area sekaligus pembatas area semi publik, dan juga tempat tidur yang terdapat pada area pribadi. Terdapat juga langit-langit dengan menggunakan rangka kayu sebagai ciri khas dari interior dan arsitektur Bali tersebut akan berpadu serasi dengan sebuah gaya modern open-plan namun tetap memperlihatkan zonasi yang begitu rapi antara ruang keluarga beserta ruang makan.

Namun memang perlu dilihat tidak hanya zonasi ruang yang tertata rapi di bagian interior nya, sejak pintu gerbangnya, kerapian ini telah nampak dengan sangat jelas. Jalan yang terdapat pada area publik, tangga yang akan menjadikan sebuah area semi publik, dan pintu gerbang sebagai tanda untuk kamu dapat memasuki ruang yang lebih pribadi.

Kenali juga aspek utama yang terdapat pada desain interior arsitektur bali

Penggunaan sistem ventilasi yang amat baik

Desain interior dan arsitektur Bali telah menggunakan jendela besar atau sebuah ruangan yang ada di antara atap dan dinding bangunan nya yang berfungsi untuk sirkulasi udara yang lebih baik. Kamar tidur yang menggunakan dinding yang dipenuhi dengan ukiran pada kepala ranjang mempunyai jendela besar yang menghadap ke sebuah taman kecil.

Adapun memang kamar mandi sebagai ruang pribadi yang paling memerlukan sistem udara yang baik, dengan sengaja dirancang tanpa mempergunakan atap dengan bambu sebagai gerbang untuk pelindungnya. Batu alam juga telah di pergunakan nantinya agar lantai tidak licin, sekaligus perlambang juga keharmonisan dengan alam yang sangat tropis.

Penggunaan fondasi yang sangat kokoh

Area suite yang menggunakan gaya modern kontemporer tropikal tentu juga akan menunjukkan dengan jelas struktur bangunan yang menggunakan desain interior arsitektur Bali. Tiang-tiang struktural yang telah terkespos menjadi  sebuah perlambang tulang-tulang manusia yang bisa memperkokoh bangunan. Terdapat juga pada bagian kepala diwujudkan dengan bentuk sebuah langit-langit yang kemudian menempel ke atap dengan sebuah ekspos kaso dan reng sebagai bahan dari kekuatan dan elemen estetika yang nantinya mampu memperlihatkan keindahan dari kesederhanaan yang sangat hakiki.

Halaman yang terlihat sangat luas

Adanya sebuah keharmonisan dengan alam tentunya membutuhkan halaman yang cukup luas agar nantinya bisa mudah untuk berkomuniksai dengan alam yang ada di sekitarnya.  Pohon dengan sebuah batang unik berpadu dengan sangat indah dengan pola jalan beton diselingi juga sebuah rumput dan pondok berikut bale bengong dari bahan kayu.

Terdapat sebuah tembok penjaga

Adanya desain interior arsitektur Bali, tembok akan lebih berperan sangat spiritual selain fungsi utamanya adalah untuk mendatangkan keamanan dan privasi dari pandangan luar. Secara spiritual memang tembok tinggi tersebut akan dipercaya bisa menangkal beragam ilmu hitam dan roh jahat. Bentuk kotak dari sebuah batu alam tersebut nantinya akan berhiaskan pohon palem, pisang-pisangan, dan juga deretan bambu hias yang terdapat padatembok jalan masuk, yang akan berhasil memadukan arsitektur rumah Bali dengan menggunakan gaya modern.

Tentunya kamu sebelum memasuki pintu utama, pola yang terdapat pada jalan blok beton sengaja dirancang dengan tepat berada di tengah kolam dengan makna air yang mampu untuk membersihkan segala unsur jahat, dan kemudian desain tersebut diapit tembok batu alam sebagai makna penjaganya.

Yah, sebenarnya, tujuan dari gaya arsitektur tradisional dan modern merupakan sama-sama untuk memberi kamu sebuah kenyamanan yang hakiki dan fungsional untuk manusia penghuninya. Keduanya juga bisa dengan mudah menerapkan keindahan arsitektur dengan berbagai keindahan elemen yang berfungsi optimal. Jadi, nantinya kamu tidak akan sulit dalam memadukan arsitektur Bali atau pun dengan interior dan arsitektur tradisional lainnya dengan gaya yang amat modern. Lagi-lagi yang menjadi tolak ukur adalah pengetahuan, kepiawaian, dan dedikasi arsitek yang bisa menjawab semua tantangan untuk dapat memadukan dari berbagai gaya arsitektur yang ada tersebut.

Selain itu memang desain rumah Bali Modern akan menyesuaikan dengan yang namanya diartikan sebagai desain rumah Bali dengan gaya modern, atau desain rumah Bali yang dapat mempengaruhi oleh kemajuan teknologi modern. Dapat juga memang di maknai sebagai rumah dengan menggunakan konsep modern namun tetap dengan mengambil style-style bangunan Bali yang kemudian juga berhasil diadopsi dan dikembangkan yang nantinya dapat menghasilkan desain rumah baru yang berbeda-beda dari desain rumah yang sangat modern murni dan juga berbeda dari pada desain rumah Bali traditional. Selain itu juga memang desain rumah Bali Modern masih dapat mengangkat estetika khas dari Rumah style Bali seperti halnya terdapat aturan 3 bagian dari rumah yang diangkat tadi.

Terdapat sebuah Perda yang tidak membolehkan untuk membuat bangunan melebihi 15 meter atau tinggi 4 lantai, maka di Bali tidak bisa kamu membangun secara vertikal dan terpaksa memang kamu harus dengan menggunakan lahan horizontal setiap kali terdapat pembangunan rumah ataupun bangunan yang lainnya.

Selain itu juga desain ini akan ditopang dengan derasnya pembangunan-pembangunan seperti perhotelan, tempat-tempat rekreasi, tempat untuk berbisnis, dan pariwisata yang dapat membuat harga lahan yang ada di Bali melambung dengan sangat tinggi dan cepat serta relatif tidak dapat dikejar oleh masyarakat Bali apalagi yang berprofesi sebagai karyawan. Bali juga merupakan sebuah pulau kecil yang dengan 4 jutaan penduduk pada sebuah titik yang  akan mencapai overload atau kehabisan adanya pasokan lahan dan tentu akan dapat menimbulkan kesulitan apabila tetap kamu mempergunakan kaidah-kaidah bangunan secara traditional di Bali. Tentunya juga terdapat perbedaan dengan yang namanya Bali Traditional yang mempunyai 3 area horizontal yaitu utama, madya, dan juga nista yang akan memerlukan lahan yang begitu luas, maka desain rumah Bali Modern tersebut akan juga hadir sebagai solusi dari hal yang tidak terpikirkan oleh leluhur kita pada zaman dulu, yaitu adanya sebuah keterbatasan tanah dan mahal akan lahan.

Selain itu juga memang desain-desain Bali Modern kini lebih berfokus pada kebutuhan, efisiensi, tingkat yang sangat kepraktisan, kesederhanaan dalam bentuk atau unsur minimalis, adanya sebuah peningkatan estetika, penghindaran pada ornamen rumit, dan adaptasi yang begitu tinggi terhadap lokasi bangunan, penggunaan teknologi yang sedikit menguntungkan, dan adanya ketersediaan material namun tetap mempergunakan beberapa konsep traditional yang bisa kamu akomodir dalam desain modern tentunya.

Bisa dilihat pada style emporio Architect yang hingga kini masih mengambil konsep 3 bagian, 3 yang filosofinya tersebut mewakili bagian atas, tengah, dan bawah, keseimbangan yang terapat antara manusia dengan tuhan, manusia sesamanya, manusia dengan alam, seperti halnya adalah rumah yang mempunyai atap sebagai kepala, dan terdapat juga pepalihan sebagai lehernya. Terdapat badan rumah dan pilar-pilar yang nantinya akan melambangkan badan dengan penggunaan lengan yang kekar, dan pondasi yang nantinya akan melambangkan kaki yang kokoh menopang pada bagian badannya.

Demikian adalah desain rumah khas gaya bali yang bisa kamu tiru ketika ingin membangun sebuah rumah bali