15 Desain Kamar Mandi Kecil Sederhana Kloset Jongkok

Desain Kamar Mandi Kecil Sederhana Kloset Jongkok – Dalam suatu hunian rumah sudah pasti terdapat kamar mandi di dalamnya. Kamar mandi merupakan ruangan yang sangat penting karena di tempat ini kita membersihkan diri. Desain kamar mandi penting untuk diperhatikan karena dapat mempengaruhi suasana hati, kamar mandi dengan interior yang baik dapat memberikan kesan nyaman dan efek relaksasi saat berada di dalamnya.

Dalam mendesain kamar mandi terdapat beberapa hal yang perlu diperhatikan diantaranya:

  • Pencahayaan

Pencahayaan dalam suatu ruangan menjadi sangat penting perannya. Dengan adanya cahaya kita dapat melihat objek di dalam ruangan dengan jelas. Di samping itu pencahayaan dalam suatu ruangan berkaitan dengan kenyamanan setiap orang yang berada di dalamnya. Dimana kita akan merasa betah berada di ruangan yang pencahayaannya baik dibanding ruangan yang gelap.

Begitu pula peran pencahayaan pada ruangan kamar mandi. Kamar mandi yang gelap tentu akan membuat kita tidak nyaman berada di dalamnya. Apalagi kamar mandi yang kurang pencahayaan biasanya membuat ruangan menjadi lembab dan pengap. Kondisi seperti inilah yang makin membuat kita tidak betah berlama – lama di kamar mandi.

Pencahayaan terdapat dua jenis yaitu pencahayaan alami yang berasal dari sinar matahari yang masuk melalui jendela dan yang kedua adalah pencahayaan buatan yang berasal dari sinar lampu. Apabila tidak memungkinkan untuk memiliki jendela besar untuk pencahayaan alami maka solusi yang dapat ditempuh adalah pencahayaan dari lampu.

Terdapat beberapa titik di kamar mandi yang dapat dipasangkan lampu untuk mendapatkan pencahayaan yang maksimal, titik tersebut antara lain adalah di dekat cermin, sebaiknya pasang lampu di sisi kanan dan kiri cermin dengan jarak di antaranya sekitar 35 inchi. Pencahayaan dekat cermin selain memudahkan saat bercermin tetapi juga dapat memberikan kesan luas pada ruangan kamar mandi. Lalu hindari pemasangan lampu di tempat yang paling rawan terkena cipratan air atau zona paling basah untuk menghindari konsleting listrik. Disarankan memilih lampu downlight karena sinar yang dipancarkan lampu ini lebih terang sehingga persebaran cahayanya lebih luas.

  • Menentukan Perabot

Luas ruangan kamar mandi menjadi acuan dalam mendesain dan menata interior kamar mandi, termasuk di dalamnya adalah menentukan perabot yang menunjang fungsi kamar mandi seperti shower, bathtub dan kloset. Ruangan yang luas tentu dapat dengan mudah memilih bathtub untuk mandi sedangkan luas ruangan yang terbatas akan lebih memilih shower yang dilengkapi partisi untuk menghemat space. Selain itu pilihan kloset pun ikut dipertimbangkan, ada yang lebih memilih kloset duduk karena dianggap lebih bersih tetapi ada juga yang memilih kloset jongkok dengan alasan penggunaannya lebih mudah. Perabot lainnya yang ditempatkan di kamar mandi adalah cermin, cermin ini tentunya berfungsi untuk memudahkan pemilik rumah untuk dandan setelah mandi. Cermin ini biasanya diletakkan sebelah wastafel. Namun cermin ini dapat difungsikan sebagai elemen dekorasi untuk mempermanis ruangan kamar mandi. Di samping itu penempatan cermin juga dapat memberi kesan ruangan yang luas. Sebaiknya pilih cermin tanpa frame untuk kesan sederhana dan minimalis.

  • Sirkulasi Udara

Kamar mandi merupakan ruangan yang paling lembab di antara semua ruangan karena di dalamnya sering basah dan terkena air. Ruangan yang lembab tidak sehat karena memicu tumbuhnya jamur dan berbagai macam bakteri. Oleh karena itu sirkulasi udara dari dalam ke luar kamar mandi harus berjalan lancar. Hal ini dapat diatasi dengan membuat ventilasi udara yang cukup di dalam kamar mandi.

Selain ventilasi udara, cara untuk membuat sirkulasi udara di kamar mandi lancar adalah dengan memasang exhaust fan di plafon kamar mandi. Jenis exhaust fan yang paling banyak digunakan adalah jenis sirocco yang dilengkapi dengan penghisap seperti AC.

  • Menentukan Fungsi dari Kamar Mandi

Saat akan membangun kamar mandi pastikan kamu sudah menentukan fungsinya. Karena ada kamar mandi yang hanya tersedia closet dan wastafel cuci tangan, tetapi ada pula yang mendesainnya lengkap dengan shower atau bath tub. Pembagian ini dikenal juga dengan istilah kamar mandi basah dan kamar mandi kering. Dengan menentukan jenis kamar mandi yang akan dibuat, maka kamu akan lebih mudah dalam menata interior kamar mandi.

  1. Pemilihan Plafon, Dinding dan Lantai Yang Cocok

Plafon, dinding dan lantai kamar mandi merupakan elemen yang menunjang fungsi kamar mandi. Dinding kamar mandi biasanya dilapisi oleh keramik atau batu alam. Hal ini dimaksudkan untuk mencegah dinding menjadi lembab dan berjamur. Dinding yang polos tanpa keramik cenderung akan basah dan lembab karena terkena cipratan air terus menerus. Dinding yang lembab akan dengan mudah ditumbuhi lumut dan jamur. Hal ini tentu berbeda dengan dinding yang dilapisi keramik. Keramik tidak menyerap air dan mudah kering sehingga air tidak akan merembes ke dalam dinding semen.

Lantai kamar mandi juga harus dipilih sesuai kebutuhan dan memprioritaskan keamanan. Dalam pemilihannya terdapat beberapa hal yang harus dicermati. Pertama, pilihlah keramik yang tidak licin. Lantai kamar mandi lebih sering basah dan terkena cipratan air sehingga meningkatkan resiko terpeleset saat dipijak. Oleh karena itu kamu harus memilih material lantai yang permukaannya agak kasar dan tidak licin agar tidak slip saat dipijak. Kedua adalah menyesuaikan motif keramik dengan konsep kamar mandi yang diterapkan. Disarankan memilih keramik dengan warna – warna yang cerah agar suasana kamar mandi menjadi terang. Terakhir, memilih lantai kamar mandi yang mudah dirawat dan dibersihkan. Hindari lantai kamar mandi yang memiliki tekstur dengan cekungan – cekungan kecil. Cekungan ini dapat memicu tumbuhnya lumut atau menempelnya berbagai macam kotoran.

Plafon kamar mandi juga tidak kalah penting karena plafon merupakan elemen yang menaungi ruangan kamar mandi. Pilih plafon kamar mandi dengan material yang kokoh dan tidak mudah bocor. Salah satu material plafon yang cocok untuk kamar mandi adalah plafon GRC. GRC sendiri merupakan singkatan dari Glassfiber Reinforced Cement, material penyusunnya berupa campuran semen dan serat. Sekilas penampilan GRC mirip dengan beton tetapi perbedaannya plafon GRC memanfaatkan glassfiber sebagai penguatnya. Plafon GRC cocok untuk ruangan kamar mandi karena materialnya lebih tahan air sehingga daya tahannya lebih lama.

Dengan mengetahui aspek – aspek penting dalam mendesain kamar mandi tentu akan memudahkan setiap pemilik rumah menentukan kamar mandi yang sesuai dengan kebutuhan. Satu hal yang pertama dan utama untuk dipikirkan saat mendesain kamar mandi adalah luas ruangan dari kamar mandi rumah kamu. Ruangan yang luas akan lebih leluasa dalam menentukan desain dibandingkan kamar mandi dengan ukuran yang tidak terlalu luas. Namun untuk kamu yang memiliki kamar mandi yang kecil dan lebih menyukai kloset jongkok maka ada beberapa inspirasi desain kamar mandi kecil sederhana kloset jongkok yang bisa kamu simak berikut ini:

  • Kamar Mandi Bernuansa Feminim

Walaupun kamar mandi memiliki ukuran yang kecil tetapi jangan khawatir untuk mendesainnya dengan tema yang feminin. Ciri khas dari teman feminim adalah warna – warna lembut seperti warna merah muda dan turunannya. Warna ini dapat diaplikasikan pada cat dinding atau dekorasi pada kamar mandi. Elemen dekorasi yang cocok untuk kamar mandi dengan tema feminim adalah vas bunga. Letakkan vas bunga di meja sudut kamar mandi atau di sebelah jendela.

  • Kamar Mandi Dengan Sentuhan Alam

Apabila menginginkan suasana alam pada kamar mandi kamu maka pilihlah lantai dan dinding dari material batu alam. Lantai dari batu alam memiliki permukaan yang kasar sehingga meminimalkan resiko terpeleset di kamar mandi.

  • Kamar Mandi Bergaya Klasik

Hal yang menonjol pada kamar mandi bergaya klasik adalah penggunaan warna – warna netral pada dinding dan lantai serta peralatan kamar mandinya. Biasanya lantai kamar mandi dengan tema klasik adalah lantai marmer. Namun untuk kamar mandi berukuran kecil dapat mengganti lantai marmer dengan lantai keramik yang memiliki pola seperti marmer.

  • Kamar Mandi Bergaya Industrial

Desain kamar mandi bergaya industrial erat kaitannya dengan kesan unfinished pada dinding atau lantai. Untuk menampilkan kesan industrial kamu dapat menggunakan lantai parket. Selain itu meja kayu dapat ditempatkan di kamar mandi untuk menaruh barang. Kemudian pilihlah lampu gantung sebagai cahaya penerangan dan elemen dekorasi.

  • Kamar Mandi Nuansa Vintage

Ciri khas dari kamar mandi yang mengusung tema vintage adalah motif geometris yang diterapkan pada lantai kamar mandi atau keramik di dindingnya. Kamu bisa memilih keramik dengan style mozaik untuk dipasang di dinding kamar mandi. Unsur kayu juga dapat ditambahkan di kamar mandi dengan menggunakan gantungan handuk atau meja kayu. Penempatan cermin di dalam kamar mandi juga dapat memberikan kesan luas pada kamar mandi.

  • Kamar Mandi Dengan Tema Shabby Chic

Apabila kamu menginginkan desain kamar mandi shabby chic maka sebaiknya menambahkan unsur kayu dan logam pada perabotan di dalam kamar mandi seperti gantungan handuk yang terbuat dari kayu dan organizer tempat menaruh botol sabun dan shampoo yang terbuat dari logam. Warna yang diaplikasikan pada dinding dan lantai biasanya adalah warna – warna pastel seperti hijau toska atau kuning pucat. Warna – warna ini memberikan kesan lembut dan hangat sehingga akan membuat orang di dalamnya merasa nyaman dan tenang. Sentuhan aksen cermin tanpa bingkai akan mempermanis tampilan kamar mandi.

  • Kamar Mandi Dengan Tema Laut

Desain ini dapat diterapkan untuk kamu yang menyukai berbagai hal yang berhubungan dengan laut. Palet warna yang digunakan untuk kamar mandi bertema laut adalah warna biru, putih dan hijau toska. Warna – warna tersebut dapat diaplikasikan pada cat dinding atau keramik pada kamar mandi. Hiasan berupa kerang atau pasir pantai dapat kamu tempatkan di sudut kamar mandi.

  • Kamar Mandi Japanese Style

Berikut ini kami sajikan beberapa desain Kamar Mandi Kecil Sederhana Kloset Jongkok yang bisa anda tiru dirumah:

Konsep Japanese Style biasanya mempunyai ciri khas dekorasi bambu dan kayu. Dengan demikian kamar mandi yang mengaplikasikan gaya Jepang memiliki perabotan yang terbuat dari bambu seperti gantungan baju atau rak untuk menaruh peralatan mandi. Selain itu dengan konsep ini sebaiknya kamu mendesain pintu dengan jenis pintu geser (sliding door) dengan gaya khas Jepang. Elemen dekorasi berupa tanaman dalam pot juga dapat ditambahkan di kamar mandi dekat jendela. baca juga 20 Desain Rumah Kayu Kombinasi Batu Bata yang Cantik

.